Indonesia merupakan salah satu negara dengan keanekaragaman hayati perairan terbesar di dunia yang memiliki ribuan spesies ikan air tawar, payau, dan laut. Kekayaan tersebut menjadi aset penting bagi keberlanjutan ekosistem, ketahanan pangan, serta pembangunan sektor perikanan nasional.
Masuknya Jenis Asing Invasif (JAI) ke dalam ekosistem perairan dapat mengganggu keseimbangan lingkungan melalui kompetisi terhadap spesies lokal, predasi, penyebaran penyakit, hingga perubahan struktur habitat. Karena itu, pengawasan pemasukan, pengeluaran, dan penyebaran JAI menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan hayati Indonesia.
Sebagai Unit Pelaksana Teknis Badan Karantina Indonesia, BKHIT Lampung berperan dalam tindakan karantina, pemantauan, identifikasi, dan pengawasan lalu lintas media pembawa guna mencegah masuk dan tersebarnya JAI yang berpotensi membahayakan sumber daya ikan dan ekosistem perairan.